Senin, 03 Juni 2013

Sekedar Cerita

Lebaran tahun 2010, itu adalah hal yang tidak bisa aku lupakan begitu saja, saat itu adalah saat yang unik dan saat yang penuh  kehangatan bersama keluarga di kampung. Seperti biasa, setiap lebaran datang kami semua berkumpul d irumah orang tua kami yang ada di wilayah jawa tengah, aku dan tiga kakakku  hidup merantau di jakarta. masing-masing ada yang bekerja dan aku sendiri sekolah di sebuah madrasah negeri di jakarta.

Hari Raya pun datang, kami menyambutnya dengan penuh suka cita, setelah sekian lama kami tidak berkumpul bersama, akhirnya bisa berkumpul ketika hari raya datang. Setelah Sholat Ied seperti biasa, kami salam-salaman dan sungkem ke ibu dan bapak. Mulai dari anak pertama hingga anak terakhir semua bergantian sungkem. Aku sendiri paling suka di sesi ini karna disitu orang tua memberikan petuah-petuah penting tentang kehidupan anak-anaknya dan mendoakan yang terbaik buat anak-anaknya, kadang sampai menitikan air mata keterharuan, bagaimana tidak, dimomen yang spesial ini sambil kami meminta ampura (maaf) kepada kedua orang tua kami, kami juga didoakan yang terbaik oleh mereka.

Setelah selesai di intern kami lanjutkan silaturrahim ke rumah nenek, karna jaraknya cukup dekat dengan rumah kami, kami sekeluarga berjalan rombongan ke rumah beliau, ketika di sana sudah banyak sanak keluarga yang lain yang berkunjung kerumah beliau, karna begitu lah adat di kami, yang muda mendatangi rumah kepada yang lebih tua. Setelah dari situ, kami berkunjung kerumah pakde yang tertua sampai pakde yang termuda (kakak dari bapak), setelah selesai, kami semua pulang kerumah guna istirahat sejenak sambil menunggu sanak keluarga yang lebih muda untuk berkunjung kerumah kami.

Kegiatan silaturrahim disekitar rumah kami telah selesai, kami pun bersiap-siap untuk mengunjungi Pakde (kakak dari ibu) yang ada di seberang desa, kalau berkendara motor mungkin sekitar 20 menitan. pada saat itu karna anggota keluarga kami banyak, akhirnya sepakat berjalan kaki bersama, disitulah momen yang tidak bisa aku lupakan, full sekeluarga ikut semua. Kami berangkat setelah sholat Dzuhur, sampai disana kurang lebih 1 jam, karna kami berjalan cukup santai melewati persawahan warga, karna dari situ lebih dekat jaraknya dibanding lewat jalan raya pada umumnya. Kami pun sampai disana, duduk-duduk, istirahat, bercengkrama satu sama lain, ya itulah momen lebaran yang jarang sekali berkumpul bersama seperti ini.

Ashar pun datang, dan kami berpamitan untuk pulang setelah Sholat Ashar. Badan terasa letih dan cape karna dari pagi kami harus mengitari rumah-rumah saudara seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, tapi hari itu adalah hari yang sangat menyenangkan. Aku sedikit teringat kutipan bapak kepada kami sebagai anak, sambil berjalan bapak berkata, "momen seperti pasti ga akan kalian lupakan, karna jarang-jarang full 1 keluarga ini bisa jalan kaki bareng, ya mumpung bapak sama ibu juga masih sehat." Itu sampe sekarang masih terngiang jelas di telingaku.

Pas Adzan maghrib kami sampai dirumah. pegal rasanya kaki ini tapi sekali lagi. hari itu adalah hal yang susah untuk dilupakan. Sekian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar